31 Mei 2011

0

Bupati: Tulude Mengandung Nilai Religius

  • 31 Mei 2011
  • humas
  • Bagikan
  •  Print Page
  • (Arsip release, 3 Februari 2011)

    Ajang kebersamaan dan Toleransi

    BUPATI Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu SIP, menghadiri upacara adat Tulude di desa Dumagin A Kecamatan Pinolosian Timur, Senin (31/1/2011), bersama ribuan warga yang berada di Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) tersebut. Dalam sambutannya, Bupati meminta agar Tulude dijadikan ajang kebersamaan seluruh masyarakat, sekaligus toleransi antar umat beragama di Bolsel.

    “Adat adalah bagian dari budaya yang di dalamnya terkandung nilai religius, sehingga nilai ini saya harapkan bisa diimplementasikan dalam aktifitas dan perilaku keseharian di dalam bermasyarakat,” ujar Bupati pertama pilihan rakyat ini. Sementara itu, Gembala Vance Lukas dalam khutbahnya usai memberikan pujian-pujian Ilahiah, mengatakan bahwa Tulude adalah upacara adat,  budaya masyarakat Sangihe, Talaud dan Sitaro, dengan maksud sebagai ajang pembersihan diri, menyudahi semua persoalan.

    Tak pelak dalam sambutannya, Bupati menimpali bahwa Tulude maknanya menancapkan tonggak, dalam artian hari ini perbuatan yang salah dan sudah terjadi ditinggalkan, Tulude lanjut Bupati adalah bagaimana hati kita bersyukur atas apa yang dimiliki dan bertobat akan perbuatan dosa. Selanjutnya, Bupati menghimbau, agar masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan toleransi antar umat beragama dan meningktkan semangat gotong royong, dalam kehidupan bermasyarakat.

    Dihimbau juga Bupati, masyarakat memaknai tulude agar dapat tercermin dalam sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari, adat adalah bagian dari budaya yang mengandung nilai religius, olehnya harus tetap dipertahankan dan dilestarikan serta dikembangkan. Pelaksanaan tulude di tahun berikut diharapkan Bupati, untuk dapat diparadekan dan disayembarakan  mulai desa yang komunitas Sangihe Talaud dan Sitaro, sehingga pada puncaknya semua kegiatan tulude akan di pamerkan menjadi salah satu kebudayaan masyarakat Bolsel.

    Bupati juga meminta agar terpatri di masyarakat agar senantiasa mengingat pepatah, dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, artinya masyarakat Sangihe, Talaud dan Sitaro di Bolsel sudah merupakan bagian masyarakat bolsel. Selain Bupati, turut hadir dalam Tulude kali ini, para asisten dan jajaran SKPD, camat dan sangadi serta ribuan warga berbagai etnik yakni, Gorontalo, Minahasa, Mongondow dan sangihe, Sitaro serta Talaud sebagai pemilik hajatan.(hendra.dj@bolsel.com)
    Comments
    0 Comments

    0 Responses to “Bupati: Tulude Mengandung Nilai Religius”

    Posting Komentar

    Disclaimer: Ini bukan situs resmi Pemkab Bolsel namun merupakan alternatif bagi yang ingin mengetahui tentang segala informasi Kab. Bolsel karena pengelola adalah Bagian Humas Setda Bolsel. Kirim saran & kritik anda ke: admin@bolsel.com