02 Juni 2011

0

Kehilangan Pamor, Pancasila Harus Diperjuangkan

  • 02 Juni 2011
  • humas
  • Bagikan
  •  Print Page
  • Bupati bolsel, sekda bolsel, Molibagu, Bolsel, Bolaang Mongondow Selatan, Pinolosian, Humas Bolsel
    UPACARA Lahirnya Pancasila: (Kiri ke kanan) Sekda Drs Hi Gunawan M Lombu MM, Ketua DPRD Bolsel Abdulrajak bunsal SE, Bupati Hi Herson Mayul SIP dan Wabup Bolmong Induk terpilih Yani Tuuk.

    AKHIR-akhir ini kata Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi Herson Mayulu SIP, Senin (1/6/2011), terasa pamor pancasila sedang menurun. Padahal Pancasila merupakan Ideologi Negara Kebangsaan Indonesia. sebagai Ideologi Nasional ujar Bupati, Pancasila harus diperjuangkan agar diterima kebenarannya melewati batas negara bangsa kita sendiri.

    “Tentu bentuk perjuangan ideologi saat ini berbeda dengan zaman berbenturannya nasionalisme dengan imperialisme, sosialisme dengan kapitalisme, dan antara demokrasi dan totaliterianisme”, imbuh Bupati dihadapan warga Bolsel. Keberhasilan Pancasila sebagai suatu ideologi urai Bupati, akan diukur dari terwujudnya kemajuan yang pesat, kesejahteraan yang tinggi, dan persatuan yang mantap dari seluruh rakyat indonesia.

    Bupati mengutip pernyataan Mustafa Rejai dalam buku political ideologies menyatakan, ideologi itu tidak pernah mati, yang terjadi adalah emergence (kemunculan), decline (kemunduran), dan resurgence of ideologies (kebangkitan kembali suatu ideologi). tampaknya, sejak awal reformasi hingga saat ini sedang terjadi declining (kemunduran) pamor ideologi pancasila seiring meningkatnya liberalisasi dan demokratisasi dunia.

    Diingatkan Bupati, sosialisasi Pancasila di masa lalu, dimana yang mengikuti penataran memperoleh sertifikat dan menjadi persyaratan dalam promosi jabatan, telah menjadikan pancasila sebagai hafalan, dan tidak mewujud secara substansial pada perikehidupan sehari-hari masyarakatnya. Disampikan Bupati, “Dalam buku the meaning of the 20th century oleh Kenneth E Boulding, menyatakan; kebenaran yang diakui benar oleh semua orang bukan ideologi yang patut diperjuangkan. kebenaran yang diakui benar oleh sebagian orang adalah ideologi yang patut diperjuangkan”.

    Agar pancasila sebagai ideologi bangsa tetap mempunyai semangat untuk diperjuangkan, kita perlu menerima kenyataan belum diterimanya pancasila oleh semua pihak. dunia juga tampak belum yakin pada kelangsungan dan kemajuan sebuah negara bangsa bernama indonesia. Pancasila beber Bupati, perlu disosialisasikan agar dipahami dunia sebagai falsafah bangsa indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern.

    Ke depan urai bupati lagi, bangsa kita perlu berani menjadi seperti bangsa amerika serikat yang ingin menyebarkan ideologi demokrasi ke seluruh penjuru dunia. hanya dengan mencapai kondisi bangsa yang maju, sejahtera, dan bersatu sajalah indonesia dapat menjadi salah satu rujukan dunia. saat itulah pancasila berpotensi untuk diterima oleh bangsa-bangsa lain di dunia. saya berpendapat, kondisi itu adalah hal yang mungkin terjadi yang perlu diwujudkan; menjadi mission sacre kita sebagai suatu bangsa.

    Hal ini kata Bupati merupakan tugas kaum terpelajar mengartikulasikan keinginan rakyat, untuk maju dengan mewarnai pancasila yang memiliki rumusan tajam di segala bidang untuk menjawab tantangan yang sedang dihadapi bangsa dan negara kita. Konsepsi dan praktik kehidupan yang pancasilais terutama harus diwujudkan dalam keseharian kaum elite, para pemimpin, penguasa, pengusaha, dan kaum terpelajar indonesia untuk menjadi pelajaran masyarakat luas.(hendra.dj@bolsel.com)
    Comments
    0 Comments

    0 Responses to “Kehilangan Pamor, Pancasila Harus Diperjuangkan”

    Posting Komentar

    Disclaimer: Ini bukan situs resmi Pemkab Bolsel namun merupakan alternatif bagi yang ingin mengetahui tentang segala informasi Kab. Bolsel karena pengelola adalah Bagian Humas Setda Bolsel. Kirim saran & kritik anda ke: admin@bolsel.com