02 Juni 2011

1

Peringatan Hari Lahir ke-66, Warga Bolsel Diajak Amalkan Pancasila

  • 02 Juni 2011
  • humas
  • Bagikan
  •  Print Page
  • Bupati bolsel, dekab bolsel, hari pancasila bolsel, Bolsel, Bolaang Mongondow Selatan, Pinolosian, Humas Bolsel
    GERAK jalan: Bupati Bolsel Hi Herson Mayulu SIP, didampingi Ketua DPRD Bolsel Abdulrajak bunsal SE dan Wabup terpilih Bolmong induk Yani Tuuk, saat melepas peserta lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Hari lahir Pancasila.

    UPACARA peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2011), di lapangan Gelora Molibangu, dipimpin langsung Bupati  Bolaang mongondow Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu SIP selaku inspektur upacara, berlangsung hikmat. Bupati dalam pidatonya, mengajak kepada keluarga besar marhaines dan seluruh warga Bolsel, untuk merenungkan dan mengamalkan Pancasilah.

    “Nilai-nilai budaya bangsa falsafah pancasila yang telah kita yakini kebenarannya, dan mampu menghadapi tantangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terus bergulir seiring dengan dinamika  peradaban global dan pancasila diharapkan dapat menjawab seluruh persoalan bangsa”, ujar Bupati di hadapan peserta upacara.

    Disampaikan Bupati, negara kebangsaan indonesia terbentuk dengan ciri yang amat unik dan spesifik. berbeda dengan jerman, inggris, perancis, italia, yunani, yang menjadi suatu negara bangsa karena kesamaan bahasa. atau australia, india, sri lanka, singapura, yang menjadi satu bangsa karena kesamaan daratan. atau jepang, korea, dan negara-negara di timur tengah, yang menjadi satu negara karena kesamaan ras.

    Dipaparkan Bupati, Indonesia menjadi satu negara bangsa meski terdiri dari banyak bahasa, etnik, ras, dan kepulauan. hal itu terwujud karena kesamaan sejarah masa lalu; nyaris kesamaan wilayah selama 500 tahun kerajaan sriwijaya dan 300 tahun kerajaan majapahit dan sama-sama 350 tahun dijajah belanda serta 3,5 tahun oleh jepang.

    Negara kebangsaan kita lanjut Bupati, juga terbentuk atas upaya besar founding fathers, yang tanpa kenal lelah keluar masuk penjara memantapkan rasa kebangsaan indonesia yang resminya lahir pada sumpah pemuda 28 oktober 1928. negara kebangsaan indonesia lahir melalui proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 dan uud 1945 yang ditetapkan oleh ppki pada 18 agustus 1945, yang pada bagian pembukaannya memuat pancasila sebagai dasar negara. pancasila merupakan sublimasi dari pandangan hidup dan nilai-nilai budaya yang menyatukan masyarakat kita yang beragam suku, ras, bahasa, agama, pulau, menjadi bangsa yang satu, indonesia.

    Untuk itu, Bupati mengingatkan meski UUD 1945 telah diamandemen empat kali, bagian pembukaan ini tetap tidak berubah, karena jika berubah berarti membentuk negara baru, bukan yang diproklamirkan pada 17 agustus 1945. Tampak hadir dalam Hari Lahir Pancasila ini, Ketua DPRD Bolsel Abdul Razak Bunsal, Wakil Ketua DPRD, Abdi Gobel dan sejumlah anggota dewan, selain itu, Wabup Bolmong induk terpilih Yani Tuuk, Sekda Bolsel Drs Hi Gunawan M Lombu MM, para asisten, pejabat eselon II, III dan IV Pemkab Bolsel. Tampak juga, sejumlah pimpinan partai dan kader serta simpatisan DPC Pelopor PDIP Bolsel.(hendra.dj@bolsel.com)
    Comments
    1 Comments

    1 Responses to “Peringatan Hari Lahir ke-66, Warga Bolsel Diajak Amalkan Pancasila”

    Anonim mengatakan...
    5 Juni 2011 02.40

    tes komen


    Posting Komentar

    Disclaimer: Ini bukan situs resmi Pemkab Bolsel namun merupakan alternatif bagi yang ingin mengetahui tentang segala informasi Kab. Bolsel karena pengelola adalah Bagian Humas Setda Bolsel. Kirim saran & kritik anda ke: admin@bolsel.com